Minggu, 13 Mei 2012
Konser di Hotel Mewah, Slank Siapkan Kostum Khusus
JAKARTA -- Slank tampak sangat serius menggarap konser "I Slank U" di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta. Untuk kostum, Slank mengaku telah mempersiapkan kostum khusus untuk konser tersebut.
"Ada perancang yang intens nanyain apa yang harus dipakai dalam konser nanti," kata Kaka, vokalis Slank saat press conferences di Ritz Carlton Jakarta, Senin (7/5).
Ia menyatakan, meski akan bermain di Hotel Mewah, namun Slank tetap berprinsip pakaian harus comfort. "Faktor paling penting adalah kenyamanan. Sebagus apapun kostum kalau nggak bisa gerak buat apa," ungkap Kaka.
Konser yang akan memadukan musik orkestra ini awalnya akan dilaksanakan di Kawasan Ancol Jakarta pada 12 Mei 2012. Tapi dengan alasan market, konser ini dipindah ke Ritz Carlton Pacific Place Jakarta.
Hal itu membuat durasi waktu latihan Slank sedikit berkurang. Tapi hal tersebut tidak akan membuat penampilan Slank mengalami penurunan.
"Sebetulnya durasi latihan yang dibutuhkan sedikit panjang. Saya pikir orang produksi yang akan repot. Kalau Slank hari-hari sih latihan, mau kapan pun bisa," ujarnya. (abu/jpnn)
Berita Konser Orkestra Spektakuler Slank,I SLANK U The Journey Of The Blue Island dari situs Jawa Pos
Jumat, 23 Maret 2012
slank jarum Xtraligi ponpes sunan drajat
slank getarkan lamongan (pondok pesantren sunan drajat) pada 23 maret 2012 konser berlangsung aman walau ada sedikit situasi yang gak di inginkan,,, oleh SLANKERS"bajakan
7 lagu di antaranya
-ku tak bisa begitu kompak para slankers menyanyikan sampai terasa getaran yang luar biasa,,,,
kami slankers baliem comunity sangat bangga
untuk pertama kalinya SLANK konser di sini,
DAMAI INDONESIA
DAMAI BUMI INDONESIA
SALAM DAMAI DARI KAMI
fierthink's Art
7 lagu di antaranya
-ku tak bisa begitu kompak para slankers menyanyikan sampai terasa getaran yang luar biasa,,,,
kami slankers baliem comunity sangat bangga
untuk pertama kalinya SLANK konser di sini,
DAMAI INDONESIA
DAMAI BUMI INDONESIA
SALAM DAMAI DARI KAMI
fierthink's Art
Sabtu, 17 Maret 2012
daftar konser SLANK maret 2012
Sudah banyak mungkin yang tahu bahwa Slank akan melakukan tour 25 kota di seluruh Indonesia. Seperti bisa dilihat dari judulnya saja, kita sudah tahu siapa yang menggandeng Slank untuk melakukan tour 25 kota, betul!! Djarum Coklat lah yang menggandeng Slank untuk melakukan sebuah tour dengan konsep yang berbeda dengan sebelumnya.
Untuk minggu pertama ini daerah Jawa Timur dahulu yang bakalan didatangi Slank. Dan untuk yang ingin tahu jadwal tour minggu pertama ini, berikut kita kasih bocorannya.
1. 17 Maret 2012 | 21.00 WIB – Probolinggo
Stadion Kraksan-Probolinggo
2. 18 Maret 2012 | 16.00 WIB – Malang
Lap. Cengger Ayam, Malang
3. 20 Maret 2012 | 21.00 WIB – Ponorogo
Alun-alun Ponorogo
4. 21 Maret 2012 | 21.00 WIB – Jombang
Lap. Tambak Beras, Jombang
5. 23 Maret 2012 | 21.00 WIB – Lamongan
6. 24 Maret 2012 | 21.00 WIB
Lap. Kodam, Surabaya
Selamat buat kota yang terpilih dan untuk yang belum terpilih jangan bersedih dahulu, mungkin tahun depan Slank akan mendatangi kota kalian dilain kesempatan. Dan jangan lupa datang dengan damai, pulang pun dengan damai..bukan lebih enak kalau kita menikmati konser dengan damai kan??
Salam damai dari Potlot,
Untuk minggu pertama ini daerah Jawa Timur dahulu yang bakalan didatangi Slank. Dan untuk yang ingin tahu jadwal tour minggu pertama ini, berikut kita kasih bocorannya.
1. 17 Maret 2012 | 21.00 WIB – Probolinggo
Stadion Kraksan-Probolinggo
2. 18 Maret 2012 | 16.00 WIB – Malang
Lap. Cengger Ayam, Malang
3. 20 Maret 2012 | 21.00 WIB – Ponorogo
Alun-alun Ponorogo
4. 21 Maret 2012 | 21.00 WIB – Jombang
Lap. Tambak Beras, Jombang
5. 23 Maret 2012 | 21.00 WIB – Lamongan
6. 24 Maret 2012 | 21.00 WIB
Lap. Kodam, Surabaya
Selamat buat kota yang terpilih dan untuk yang belum terpilih jangan bersedih dahulu, mungkin tahun depan Slank akan mendatangi kota kalian dilain kesempatan. Dan jangan lupa datang dengan damai, pulang pun dengan damai..bukan lebih enak kalau kita menikmati konser dengan damai kan??
Salam damai dari Potlot,
Sabtu, 10 Maret 2012
I SLANK U (album baru)
Setelah lama tidak meluncurkan album baru, akhirnya band Slank meluncurkan album terbarunya yang diberi judul “I Slank U”. Dalam album barunya ini menurut Slank berisi lagu penuh dengan cinta. Album baru Slank ini secara resmi diluncurkan pada Februari 2012. Menurut Harun Nasyid, Managing Director Music Factor Indonesia, album yang diproduseri oleh Blues Saraceno ini, juga dipersembahkan untuk para Slankers di Indonesia sebagai wujud cinta Slank atas para fansnya yang telah mendukung Slank selama ini.
Album terbaru Slank ini dikemas dengan penuh cinta dalam 2 CD eksklusif yakni ‘I Slank U’ dan CD bonus ‘Anthem for the Broken Heart’. Dalam CD pertama berisi lima buah lagu, di antaranya dua lagu baru berjudul ‘Ku di Negeri Orang’ dan ‘Kupu Biru’ serta tiga lagu lawas yang diaransemen ulang seperti ‘Terlalu Manis’, ‘Foto Dalam Dompetmu’ dan ‘Ku Tak Bisa’. Sedangkan di CD kedua, Slank memilih mengisinya dengan lagu-lagu berbahasa Inggris.
Album terbaru Slank ini dikemas dengan penuh cinta dalam 2 CD eksklusif yakni ‘I Slank U’ dan CD bonus ‘Anthem for the Broken Heart’. Dalam CD pertama berisi lima buah lagu, di antaranya dua lagu baru berjudul ‘Ku di Negeri Orang’ dan ‘Kupu Biru’ serta tiga lagu lawas yang diaransemen ulang seperti ‘Terlalu Manis’, ‘Foto Dalam Dompetmu’ dan ‘Ku Tak Bisa’. Sedangkan di CD kedua, Slank memilih mengisinya dengan lagu-lagu berbahasa Inggris.
kaka 100% bebas narkoba
JAKARTA - Pernah memiliki pengalaman dengan narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya, vokalis Slank, Kaka mengimbau agar para pelakunya menjalani rehabilitasi. Kaka meyakini, rehabilitasi menjadi cara ampuh agar orang bisa sembuh dari jerat narkoba.
Di masa lalu, Kaka kerap dikaitkan dengan narkoba, pentolan Slank inipun sangat menyesali masih banyak selebriti yang berhubungan dengan obat-obatan terlarang.
"Rehabilitasi, dan terbukti kok banyak yang sukses direhabilitasi, dan bukan sesuatu yang enggak mungkin dilakuin," ujarnya ketika ditemui di Studio RCTI Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (23/2/2012).
Sadar pernah dalam kondisi seperti itu, Kaka memastikan pentingnya imbauan kepada para pengguna narkoba.
"Setahu gue orang junkie (para pengguna narkoba) itu di hati yang paling dalam pengen berhenti, cuma they don't know how saja. Tapi harus ada orang yang bisa bantu, gue rasa mereka mau," tutupnya.(nsa)
Di masa lalu, Kaka kerap dikaitkan dengan narkoba, pentolan Slank inipun sangat menyesali masih banyak selebriti yang berhubungan dengan obat-obatan terlarang.
"Rehabilitasi, dan terbukti kok banyak yang sukses direhabilitasi, dan bukan sesuatu yang enggak mungkin dilakuin," ujarnya ketika ditemui di Studio RCTI Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (23/2/2012).
Sadar pernah dalam kondisi seperti itu, Kaka memastikan pentingnya imbauan kepada para pengguna narkoba.
"Setahu gue orang junkie (para pengguna narkoba) itu di hati yang paling dalam pengen berhenti, cuma they don't know how saja. Tapi harus ada orang yang bisa bantu, gue rasa mereka mau," tutupnya.(nsa)
Kamis, 12 Januari 2012
2012 Slank Rilis Album Baru
Sudah bertahun-tahun grup band papan atas, Slank berkarya. Lewat single dan album-album yang mereka rilis, nama Slank semakin hari kian dikenal. Dan sampai kini pun, band yang bermarkas di jalan Potlot tersebut masih juga berkarya.
"Slank di tahun 2012 akan bikin album. Slank siap rlis album baru ke-19. Lagu baru lebih dari sepuluh. Rencana mau rilis dua album baru, satu mini album dan satunya full album," ungkap Ivan, sang bassis.
Menjelang peluncuran albumnya, Slank fokus merekam lagu dan video yang juga akan dijadikan dokumentasi pembuatan album ini. Bertempat di Potlot, Slank akan memulai proses persiapan album mereka mulai Senin (12/12)
"Yang biasanya lagu dan bikin klip dan dokumentasi, kita bisa jadikan klipnya. Kita ubah konsepnya, dan dulu lagu sudah ada masuk studio dan kalau sekarang langsung rekaman," pungkas Ivan saat dijumpai dalam acara Jakarta Musik Festival di panggung utama pantai Ancol, Jakarta pada hari Minggu
"Slank di tahun 2012 akan bikin album. Slank siap rlis album baru ke-19. Lagu baru lebih dari sepuluh. Rencana mau rilis dua album baru, satu mini album dan satunya full album," ungkap Ivan, sang bassis.
Menjelang peluncuran albumnya, Slank fokus merekam lagu dan video yang juga akan dijadikan dokumentasi pembuatan album ini. Bertempat di Potlot, Slank akan memulai proses persiapan album mereka mulai Senin (12/12)
"Yang biasanya lagu dan bikin klip dan dokumentasi, kita bisa jadikan klipnya. Kita ubah konsepnya, dan dulu lagu sudah ada masuk studio dan kalau sekarang langsung rekaman," pungkas Ivan saat dijumpai dalam acara Jakarta Musik Festival di panggung utama pantai Ancol, Jakarta pada hari Minggu
Selasa, 10 Januari 2012
slank pernah bikin gerah DPR (gosip jalanan)
Beberapa waktu terakhir, semakin banyak orang yang melayangkan kritik-kritik kepada pemerintah, oknum penegak hukum dan oknum-oknum lain. Kritik-kritik tersebut banyak disampaikan melalui demonstrasi, diskusi, media jejaring sosial, berbagai artikel di maedia cetak, hingga pemberitaan di televisi.
Mungkin cara-cara tersebut menjadi saluran apresiasi dan ekspresi kebebasan masyarakat. Namun, para seniman dan musisi memiliki cara yang berbeda dalam menyampaikan kritik sosial. Mereka lebih cenderung menyampaikan kritik sosial melalui film atau karya musik.
Wabil khusus buat para musisi, kita udah punya beberapa musisi yang berani buat membawakan lagu bertema kritik sosial. Tampaknya tidak berlebihan jika disebut sebagai keberanian. Mengingat beberapa musisi tersebut pernah menelurkan lagu-lagu kritik sosial ketika berada di suatu zaman yang penuh kekangan (baca: Orde Baru).
Sebut saja Iwan Fals yang sering membawakan lagu kritik sosial, baik bersama Swami, Kantata Takwa, maupun secara solo. Beberapa karyanya antara lain Siang Seberang Istana, Surat Untuk Wakil Rakyat, ataupun Bongkar.
Tentu saja ada Slank. Sejak awal kemunculannya tahun 1990, Slank kerap membawakan lagu bertema kritik sosial. Bahkan pada tahun 2008, Slank pernah bikin gerah anggota DPR lewat lagu Gossip Jalanan.
Tentu bukan aja mereka berdua. Masih ada Superman Is Dead, Efek Rumah Kaca, dan masih ada beberapa musisi yang mungkin membawakan lagu-lagu bertema kritik sosial dengan gaya bahasa yang tidak terlalu vulgar, seperti Dewa 19.
Lagu-lagu bertemakan kritik sosial tentu bukannya bermaksud untuk menggulingkan pihak pemerintah yang sedang berkuasa. Namun, hanya untuk mengingatkan pemerintah biar nggak kebablasan. Karena inilah cara yang bisa dilakukan oleh para musisi.
Jadi, buat pemerintah jangan langsung negative thinking dulu kepada para musisi. Dan jangan sembarang mencekal para musisi yang bawain lagu kritik sosial. Pun, tujuan mereka juga baik koq. Justeru kita butuh banyak musisi yang berani buat menyampaikan aspirasi masyarakat
Mungkin cara-cara tersebut menjadi saluran apresiasi dan ekspresi kebebasan masyarakat. Namun, para seniman dan musisi memiliki cara yang berbeda dalam menyampaikan kritik sosial. Mereka lebih cenderung menyampaikan kritik sosial melalui film atau karya musik.
Wabil khusus buat para musisi, kita udah punya beberapa musisi yang berani buat membawakan lagu bertema kritik sosial. Tampaknya tidak berlebihan jika disebut sebagai keberanian. Mengingat beberapa musisi tersebut pernah menelurkan lagu-lagu kritik sosial ketika berada di suatu zaman yang penuh kekangan (baca: Orde Baru).
Sebut saja Iwan Fals yang sering membawakan lagu kritik sosial, baik bersama Swami, Kantata Takwa, maupun secara solo. Beberapa karyanya antara lain Siang Seberang Istana, Surat Untuk Wakil Rakyat, ataupun Bongkar.
Tentu saja ada Slank. Sejak awal kemunculannya tahun 1990, Slank kerap membawakan lagu bertema kritik sosial. Bahkan pada tahun 2008, Slank pernah bikin gerah anggota DPR lewat lagu Gossip Jalanan.
Tentu bukan aja mereka berdua. Masih ada Superman Is Dead, Efek Rumah Kaca, dan masih ada beberapa musisi yang mungkin membawakan lagu-lagu bertema kritik sosial dengan gaya bahasa yang tidak terlalu vulgar, seperti Dewa 19.
Lagu-lagu bertemakan kritik sosial tentu bukannya bermaksud untuk menggulingkan pihak pemerintah yang sedang berkuasa. Namun, hanya untuk mengingatkan pemerintah biar nggak kebablasan. Karena inilah cara yang bisa dilakukan oleh para musisi.
Jadi, buat pemerintah jangan langsung negative thinking dulu kepada para musisi. Dan jangan sembarang mencekal para musisi yang bawain lagu kritik sosial. Pun, tujuan mereka juga baik koq. Justeru kita butuh banyak musisi yang berani buat menyampaikan aspirasi masyarakat
Senin, 26 Desember 2011
Happy Aniversary SLANK..... 26-Des-2011
Jika hari ini adalah ulangtahun Slank yang ke-28, maka sehari sebelumnya, 25 Desember kemarin adalah ulang tahun Bimo Setiawan Almachzumi (Bim-bim) Slank. salah satu personel Slank sekaligus pendiri Slank pada 1983 silam.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, di markas Slank di Jalan Potlot selalu ramai didatangi oleh para Slankers yang ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bim-bim. Suasana Jalan Potlot dan sekitarnya pun ramai didatangi dan dipenuhi oleh para Slankers.
Padahal, pada hari itu, di Potlot tidak diadakan acara apapun. Namu, Slankers tetap setia menunggu hingga bintang kesayangannya keluar dari kediamannya.
Gayung bersambut, pada pukul 12.15 siang, Bunda Iffet muncul di balkon lantai dua kantor Pulau Biru. Sontak, para Slankers teriak antusias. Bunda menyampaikan sepatah dua patah kata berisi wejangan kepada Slankers. Terutama nasihat yang berisi agar Slankers tidak membuat gaduh di jalanan.
Tak lama berselang, sang drummer pun muncul ditemani oleh sang istri, Reny dan putri keduanya, Tallulah. Sambil mengucapkan terima kasih kepada Slankers, slankers pun menyanyikan lagu selamat ulang tahun kepada sang idolanya tersebut.
Tidak sampai disitu saja, Mas Bim2 pun ditodong untuk bernyanyi oleh para Slankers. Dan alhasil keluarlah lagu Bidadari Penyelamat dari mulutnya yang segera dimakmumi oleh para Slankers. Slankers tampak antusias dan bahagia melihat secara langsung idolanya.
Gak mau ketinggalan juga kami slankers Baliem Community juga ikut Andil dg konvoi bareng di daerah gresik dsktrnya..... haha.... tanpa apa" pun jadi.... (BP_SBC)
Oke deh, sekali lagi selamat ulang tahun kepada Bim2 Slank, semoga panjang umur dan tetap memberikan karya-karya terbaiknya untuk bangsa Indonesia. Dan tetap senantiasa menebarkan virus perdamaian untuk negeri ini. PISS!!
salam DAMAI SLANKERS BALIEM COMMUNITY (SBC)
Seperti tahun-tahun sebelumnya, di markas Slank di Jalan Potlot selalu ramai didatangi oleh para Slankers yang ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bim-bim. Suasana Jalan Potlot dan sekitarnya pun ramai didatangi dan dipenuhi oleh para Slankers.
Padahal, pada hari itu, di Potlot tidak diadakan acara apapun. Namu, Slankers tetap setia menunggu hingga bintang kesayangannya keluar dari kediamannya.
Gayung bersambut, pada pukul 12.15 siang, Bunda Iffet muncul di balkon lantai dua kantor Pulau Biru. Sontak, para Slankers teriak antusias. Bunda menyampaikan sepatah dua patah kata berisi wejangan kepada Slankers. Terutama nasihat yang berisi agar Slankers tidak membuat gaduh di jalanan.
Tak lama berselang, sang drummer pun muncul ditemani oleh sang istri, Reny dan putri keduanya, Tallulah. Sambil mengucapkan terima kasih kepada Slankers, slankers pun menyanyikan lagu selamat ulang tahun kepada sang idolanya tersebut.
Tidak sampai disitu saja, Mas Bim2 pun ditodong untuk bernyanyi oleh para Slankers. Dan alhasil keluarlah lagu Bidadari Penyelamat dari mulutnya yang segera dimakmumi oleh para Slankers. Slankers tampak antusias dan bahagia melihat secara langsung idolanya.
Gak mau ketinggalan juga kami slankers Baliem Community juga ikut Andil dg konvoi bareng di daerah gresik dsktrnya..... haha.... tanpa apa" pun jadi.... (BP_SBC)
Oke deh, sekali lagi selamat ulang tahun kepada Bim2 Slank, semoga panjang umur dan tetap memberikan karya-karya terbaiknya untuk bangsa Indonesia. Dan tetap senantiasa menebarkan virus perdamaian untuk negeri ini. PISS!!
salam DAMAI SLANKERS BALIEM COMMUNITY (SBC)
Selasa, 20 Desember 2011
SAY NO TO CORRUPTION!!
Katakan tidak untuk korupsi!! Hari ini dunia lagi memperingati hari anti korupsi. Korupsi telah menjadi wabah penyakit yang sangat membahayakan, bahkan bisa mematikan. Dengan semangat 9 Desember ini, mari kita bersama bangkit dan juga lawan korupsi!!
Udah banyak kehancuran yang ditimbulkan akibat korupsi. Anak-anak muda yang putus sekolah akibat biaya sekolah mahal, orang-orang nggak mampu yang nggak bisa berobat akibat biaya mahal, dan masih banyak yang lainnya.
Padahal, pemerintah udah berjanji dan menganggarkan biaya buat pendidikan dan kesehatan. Lantas duitnya itu pada kemana? Kalo bukan para koruptor dan mafia-mafia yang ngambil, maka siapa lagi?
Cegah korupsi sejak dini! Jangan biarkan korupsi menghancurkan masa depan kita. Berikan hukuman yang seberat-beratnya buat koruptor! –Orang seperti mereka harus pergi.. Jangan beri tempat di bumi pertiwi..–(Jakarta Meledak Lagi- Slank/2005). SAY NO TO CORRUPTION!!
Udah banyak kehancuran yang ditimbulkan akibat korupsi. Anak-anak muda yang putus sekolah akibat biaya sekolah mahal, orang-orang nggak mampu yang nggak bisa berobat akibat biaya mahal, dan masih banyak yang lainnya.
Padahal, pemerintah udah berjanji dan menganggarkan biaya buat pendidikan dan kesehatan. Lantas duitnya itu pada kemana? Kalo bukan para koruptor dan mafia-mafia yang ngambil, maka siapa lagi?
Cegah korupsi sejak dini! Jangan biarkan korupsi menghancurkan masa depan kita. Berikan hukuman yang seberat-beratnya buat koruptor! –Orang seperti mereka harus pergi.. Jangan beri tempat di bumi pertiwi..–(Jakarta Meledak Lagi- Slank/2005). SAY NO TO CORRUPTION!!
efeK Rumah kaca simbol KebebasaN
Fenomena saat ini, di mana pasar dan media tengah menyoroti musisi atau grup band yang mengusung pop-melayu, atau boy band/girl band sebagai efek akulturasi budaya Korea. Ketika media sedang rajin menyoroti fenomena ini, maka masyarakat banyak dijejali homogenitas jenis musik. Sering kita melihat di televisi, dalam acara musik, baik pagi atau sore hari, penyanyi atau grup band yang tampil hanya itu-itu saja.
Masyarakat hanya ditawarkan satu jenis musik, sehingga masyarakat gak punya pilihan dan mau gak mau memilih dan mendengarkan. Saya gak pernah mengatakan bahwa musik pop-melayu adalah musik kwalitas rendah atau ecek-ecek, dan mereka yang menyukai musik tersbut, bukan berarti berselera rendah. Yang tengah disoroti di sini adalah monopoli media massa terhadap pasar musik Indonesia.
Hal ini juga berimbas kepada para musisi. Jika mereka tidak mengikuti pangsa pasar, maka mereka akan “tidak laku”. Mau tidak mau mereka harus mengikuti selera pasar dan mengubah jenis musik mereka. Berarti kebebasan berekspresi dan berkarya di tekan. Apakah masih ada musisi atau band yang senantiasa untuk mempertahankan idealisme mereka dan melawan arus pasar yang tengah kencang berhembus.
Ternyata ada, beberapa anak muda di kota-kota besar di Indonesia masih memegang teguh idealisme mereka dalam bermusik dan memilih jalur indie label sebagai solusinya. Dengan tidak terikat dengan perusahaan label rekaman, maka mereka tidak ada keharusan untuk mengikuti selera pasar. Salah satu grup band yang bergerak di bawah bendera indie label adalah Efek Rumah Kaca.
Grup band yang terbentuk tahun 2001 ini, telah beberapa berganti nama dan personil. Pada awalnya, band ini bernama Hush, kemudian berubah menjadi Super Ego, kini menjadi Efek Rumah Kaca pada tahun 2005, yang terdiri atas Cholil (vocal dan gitar), Adrian (bass), dan Akbar (drum). Mereka mengusung aliran post-rock, atau ada juga yang menyebut shoegaze (lihat facebook ERK). Keunikan mereka bukan hanya aliran yang mereka usung, juga tema dan lirik yang mereka bawakan. Mereka kerap membawakan tema-tema sosial, budaya, politik, lingkungan, hingga psikologis, dalam lagu-lagu mereka.
Pada tahun 2007, mereka merilis album pertama dengan bertajuk Self title di bawah bendera indie label, Paviliun Record. Kemunculan mereka ternyata mendapat respon yang cukup positif dari beberapa kalangan dan media massa. Buktinya, salah satu lagu mereka berjudul “Cinta Melulu” sempat beberapa kali diputar di radio dan videonya ditayangkan di beberapa televisi swasta.
Lirik lagu sederhana dan menceritakan masyarakat, yakni kondisi musisi yang hanya membawakan lagu-lagu bertema cinta, seakan telah membuat muak, dan tidak dirasakan variatif. Sungguh langkah yang berani dan berbeda. Beberapa kalangan pun menyebut mereka sebagai sebuah band yang cerdas dengan mengangkat isu-isu yang tengah merebak di masyarakat. Pada tahun 2008, mereka merilis album kedua mereka bertajuk “Kamar Gelap”.
Tidak berlebihan jika Efek Rumah Kaca disebut bidadari penyelamat di tengah gelombang pop-melayu dan boy band/girl band yang “latah” mengikuti arus pasar. Semoga ke depannya, semakin banyak penyelamat yang muncul dan menyelamatkan musik Indonesia. Jangan sampai kreativitas dan kebebasan para musisi ditekan demi penguasaan pasar mendapat keuntungan sebesar-besarnya bagi si empunya industri.
Masyarakat hanya ditawarkan satu jenis musik, sehingga masyarakat gak punya pilihan dan mau gak mau memilih dan mendengarkan. Saya gak pernah mengatakan bahwa musik pop-melayu adalah musik kwalitas rendah atau ecek-ecek, dan mereka yang menyukai musik tersbut, bukan berarti berselera rendah. Yang tengah disoroti di sini adalah monopoli media massa terhadap pasar musik Indonesia.
Hal ini juga berimbas kepada para musisi. Jika mereka tidak mengikuti pangsa pasar, maka mereka akan “tidak laku”. Mau tidak mau mereka harus mengikuti selera pasar dan mengubah jenis musik mereka. Berarti kebebasan berekspresi dan berkarya di tekan. Apakah masih ada musisi atau band yang senantiasa untuk mempertahankan idealisme mereka dan melawan arus pasar yang tengah kencang berhembus.
Ternyata ada, beberapa anak muda di kota-kota besar di Indonesia masih memegang teguh idealisme mereka dalam bermusik dan memilih jalur indie label sebagai solusinya. Dengan tidak terikat dengan perusahaan label rekaman, maka mereka tidak ada keharusan untuk mengikuti selera pasar. Salah satu grup band yang bergerak di bawah bendera indie label adalah Efek Rumah Kaca.
Grup band yang terbentuk tahun 2001 ini, telah beberapa berganti nama dan personil. Pada awalnya, band ini bernama Hush, kemudian berubah menjadi Super Ego, kini menjadi Efek Rumah Kaca pada tahun 2005, yang terdiri atas Cholil (vocal dan gitar), Adrian (bass), dan Akbar (drum). Mereka mengusung aliran post-rock, atau ada juga yang menyebut shoegaze (lihat facebook ERK). Keunikan mereka bukan hanya aliran yang mereka usung, juga tema dan lirik yang mereka bawakan. Mereka kerap membawakan tema-tema sosial, budaya, politik, lingkungan, hingga psikologis, dalam lagu-lagu mereka.
Pada tahun 2007, mereka merilis album pertama dengan bertajuk Self title di bawah bendera indie label, Paviliun Record. Kemunculan mereka ternyata mendapat respon yang cukup positif dari beberapa kalangan dan media massa. Buktinya, salah satu lagu mereka berjudul “Cinta Melulu” sempat beberapa kali diputar di radio dan videonya ditayangkan di beberapa televisi swasta.
Lirik lagu sederhana dan menceritakan masyarakat, yakni kondisi musisi yang hanya membawakan lagu-lagu bertema cinta, seakan telah membuat muak, dan tidak dirasakan variatif. Sungguh langkah yang berani dan berbeda. Beberapa kalangan pun menyebut mereka sebagai sebuah band yang cerdas dengan mengangkat isu-isu yang tengah merebak di masyarakat. Pada tahun 2008, mereka merilis album kedua mereka bertajuk “Kamar Gelap”.
Tidak berlebihan jika Efek Rumah Kaca disebut bidadari penyelamat di tengah gelombang pop-melayu dan boy band/girl band yang “latah” mengikuti arus pasar. Semoga ke depannya, semakin banyak penyelamat yang muncul dan menyelamatkan musik Indonesia. Jangan sampai kreativitas dan kebebasan para musisi ditekan demi penguasaan pasar mendapat keuntungan sebesar-besarnya bagi si empunya industri.
Langganan:
Postingan (Atom)













